Rangkul 2340 masyarakat, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya bersama Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya serentak menggelar forum warga pengawasan partisipatif
|
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya bersama dengan Panwaslu Kecamatan menggelar forum warga pengawasan partisipatif di 39 kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dilaksanakan serentak pada Minggu, 3 Juli 2024, dan dihadiri oleh sekitar 2340 warga dari berbagai lapisan masyarakat.
Forum warga pengawasan partisipatif ini merupakan kegiatan untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan pilkada tahun 2024. Forum ini didirikan sebagai wadah bagi kelompok pemerhati pengawasan Pilkada dalam berbagi informasi, berdiskusi, dan menyusun strategi dalam mengawasi jalannya pemilihan yang adil dan transparan.
Dalam kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat diantaranya meliputi pemilih pemula, pemilih lanjut usia, perwakilan dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, kelompok adat, komunitas, serta berbagai lapisan masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai segmen masyarakat ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dan menyeluruh dalam pengawasan pilkada nantinya.
Bapak Syarif Ali, Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengawasan dalam penyelenggaraan pemilihan serentak tahun 2024. "Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023. Hal ini sangat penting untuk menciptakan pemilihan yang sesuai dengan harapan kita semua dan juga sebagai upaya Bawaslu dalam melakukan pencegahan terhadap pelanggaran," ujar Syarif Ali.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga untuk mendekatkan masyarakat kepada proses pengawasan pemilihan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi juga berperan aktif dalam mengawal jalannya pemilihan.
Selama forum berlangsung,para peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai aspek pengawasan pemilihan, termasuk cara melaporkan pelanggaran, hak dan kewajiban pemilih, serta pengawasan penyusunan daftar pemilih. Diskusi-diskusi yang diadakan ini turut membahas tantangan-tantangan pada pemilihan serentak tahun 2024 dan cara mengatasinya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak peserta yang menyatakan kesediaannya untuk terlibat lebih aktif dalam pengawasan pemilihan di daerah mereka masing-masing. Mereka berharap, dengan keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat pemilihan 2024 di Kabupaten Tasikmalaya dapat berjalan dengan lebih baik, transparan, dan bebas dari kecurangan.
Penulis: FN