Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Sosialisasikan Pentingnya Pemilih Pemula yang Berani dan Bertanggung Jawab

2026-03-10

Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya saat berbincang santai di sesi tanya jawab bersama salah satu Pemilih Pemula

Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Aziz Firdaus dan Syarif Ali melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula dalam rangka Konsolidasi Demokrasi bersama Anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya,  Cecep Hamzah Pansuri di MTs Sangkali, Desa Cogreg, Kecamatan Cikatomas, pada Selasa, 10 Maret 2026

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya demokrasi serta peran generasi muda sebagai pemilih pemula dalam menjaga kualitas pemilu dan pemilihan di masa yang akan datang. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam proses demokrasi.

Dalam penyampaian materinya, Ahmad Aziz Firdaus mengajarkan keberanian kepada para pemilih pemula. Menurutnya, generasi muda harus berani menyampaikan pendapat, berani menentukan pilihan secara mandiri, serta berani menolak segala bentuk praktik yang dapat merusak proses demokrasi.

“Pemilih pemula harus memiliki keberanian untuk menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang rasional dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan, ajakan yang menyesatkan, maupun informasi yang tidak benar,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menggunakan hak pilihnya ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Menurutnya, partisipasi generasi muda dalam pemilu merupakan bagian penting dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Ketika nanti kalian sudah memasuki usia yang memenuhi syarat sebagai pemilih, gunakanlah hak pilih tersebut dengan baik. Jangan sampai hak suara yang dimiliki tidak digunakan, karena setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan pemimpin,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya lainnya, Syarif Ali, menjelaskan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang aktif dan bertanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa pemilih pemula perlu memahami proses pemilu serta memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak.

“Generasi muda harus mulai memahami demokrasi sejak dini. Dengan pengetahuan yang baik, pemilih pemula dapat menjadi bagian dari masyarakat yang kritis, tidak mudah terpengaruh, serta mampu menjaga nilai-nilai demokrasi,” ungkap Syarif Ali.