Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Rapatkan Barisan: 351 Panwaslu Kelurahan/Desa Siap Awasi Pungut Hitung Suara Pemilu 2024
|
Kab. Tasikmalaya - Dalam upaya memastikan kelancaran Pemilu Tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menggelar Rapat Kerja Teknis Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara bagi 351 Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) se-Kabupaten Tasikmalaya. Acara yang berlangsung di Hotel Grand Metro Tasikmalaya selama 28-30 Januari 2024 tersebut, dibuka oleh Dodi Juanda, Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.
Dodi Juanda menekankan pentingnya peran pengawas pemilu dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan netralitas. "Sebagai pengawas pemilu, kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar dan mulia," ujar Dodi Juanda. Ia menekankan perlunya menjaga independensi dan kredibilitas sebagai pengawas pemilu, serta mengawasi seluruh tahapan, proses, dan mekanisme pemilu.
Dalam sambutannya, Dodi Juanda juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pendistribusian logistik pemungutan dan penghitungan surat suara, khususnya dalam kondisi Tempat Pemungutan Suara yang rentan terhadap cuaca buruk. "Pendistribusian logistik pemungutan dan penghitungan surat suara harus diawasi, termasuk dalam hal kondisi Tempat Pemungutan Suara, karena sekarang sudah musim hujan dan juga harus dipastikan ramah disabilitas," tegasnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas dan kompetensi sebagai pengawas pemilu. "Kita harus terus belajar dan berlatih untuk menguasai materi dan teknis pengawasan pemilu," ungkap Dodi Juanda. Ia mengajak para pengawas pemilu untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait, serta berkomunikasi aktif dengan masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pengawasan pemilu.
Dodi Juanda juga mengakui peran krusial Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD). "Bawaslu tidak ada apa-apanya tanpa Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD). Apapun yang terjadi di tingkat Desa, di catat. Dituangkan dalam Laporan Hasil Pengawasan (LHP). Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita siap melaksanakan tugas pengawasan," pungkasnya, sembari menutup sambutannya.
Dalam Kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menghadirkan Zaki Hilmi (Koordinator Daerah Jawa Barat Akademi Pemilu dan Demokrasi) sebagai narasumber yang memaparkan Potensi Kerawanan pada Pemungutan dan Penghitungan Suara.
Selain itu, Panwaslu Kelurahan/Desa dilibatkan dalam sebuah simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, setelah sebelumnya mendapatkan paparan materi dari KPU Kabupaten Tasikmalaya terkait Teknis Persiapan Penyelenggaraan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara.
Untuk memenuhi kebutuhan proses pelaporan dalam proses pengawasan pemilihan umum, dalam kesempatan tersebut Panwaslu Kelurahan/Desa melakukan praktik pengoperasian aplikasi Siwaslu.