Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Kawal Ketat Pleno Rekapitulasi Suara PSU Tingkat Kabupaten
|
Tasikmalaya – Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya melakukan pengawasan secara melekat terhadap Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Tahun 2024 yang diselenggarakan pada 23–24 April 2025 di Gedung Dakwah Islam Kecamatan Singaparna.
Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi perubahan suara yang diperoleh masyarakat pada pelaksanaan PSU yang telah digelar pada 19 April 2025. Rapat pleno terbuka ini merupakan tahapan kedua, setelah sebelumnya dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan pada 21 April 2025.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir jajaran Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang melakukan supervisi dan monitoring, yakni Nuryamah selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Fereddy selaku Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, serta Muamarullah selaku Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Data Informasi.
Selain mengawasi proses rekapitulasi, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya juga menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola Pemilu ke depan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, menyampaikan bahwa rapat pleno rekapitulasi berjalan dengan baik dan tidak ditemukan adanya pergeseran suara.
“Alhamdulillah, rapat pleno rekapitulasi telah berakhir dan hasilnya telah ditetapkan. Selama proses ini tidak ada perubahan atau pergeseran suara yang diperoleh peserta Pemilihan, hanya terdapat kesalahan pada elemen-elemen data administratif,” jelasnya.
Dodi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PSU.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Panwascam, PKD, PTPS, KPU, PPK, dan PPS, serta seluruh pihak yang terlibat—termasuk TNI dan Polri—yang telah bekerja keras mengawal dan mengamankan seluruh tahapan PSU. Berkat kerja sama dan sinergi semua pihak, PSU dapat berlangsung secara baik, tertib, dan kondusif. PSU ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi kita semua untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan ke depan,” pungkasnya.