Lompat ke isi utama

Berita

Lewat Jum'at Sehati, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dorong Keseimbangan Hablum Minallah dan Hablum Minannas

Jum'at Sehati Daring

Tasikmalaya – Program Jum'at Sehati yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya secara daring pada Jumat (24/7/2026) menjadi momentum bagi jajaran untuk melakukan refleksi dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan jadwal Work From Home (WFH) tersebut diikuti oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda, S.P., Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Ahmad Aziz Firdaus, S.Sos., serta Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Syarif Ali, S.Ag.

Turut hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dede Hendayana, S.STP., M.Si., para Kepala Subbagian (Kasubag), serta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam tausiyahnya, Ahmad Aziz Firdaus, S.Sos. mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama memperbaiki hubungan vertikal dengan Allah SWT (hablum minallah) sekaligus hubungan horizontal dengan sesama manusia (hablum minannas).

"Pada kesempatan ini, mari kita bersama-sama berupaya berikhtiar, memperbaiki hablum minannas dan hablum minallah, agar dapat kedua-duanya. Jadi jangan sampai kita dalam setiap hari melaksanakan ibadah itu hanya baik pada sisi hablum minallah-nya saja," ungkapnya.

Menurutnya, manusia merupakan makhluk sosial yang dalam kehidupan sehari-hari senantiasa berinteraksi dengan orang lain. Dalam interaksi tersebut, manusia memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari suku bangsa, warna kulit, hingga status sosial.

Ia kemudian mengutip kandungan Surat Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan bahwa Allah SWT menciptakan manusia dari laki-laki dan perempuan, kemudian menjadikannya berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Dalam ayat tersebut juga ditegaskan bahwa kemuliaan manusia di sisi Allah SWT ditentukan oleh ketakwaannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan sosial harus dibangun dengan semangat saling mengenal, menghargai, dan memperlakukan sesama manusia secara setara.

"Sebagai makhluk sosial, kita memiliki interaksi sosial dengan sesama manusia, dengan perbedaan suku bangsa, warna kulit, status sosial dan lain-lainnya, seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Hujurat Ayat 13," tuturnya.

Ahmad menekankan bahwa upaya memperbaiki hubungan dengan sesama manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan beragama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, keseimbangan antara hablum minallah dan hablum minannas perlu terus diupayakan agar ibadah yang dijalankan tidak hanya tercermin dalam hubungan seorang manusia dengan Allah SWT, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan sesama.

Melalui Program Jum'at Sehati, jajaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas spiritual sekaligus membangun hubungan sosial yang baik, sehingga nilai keagamaan dapat menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan berinteraksi dengan sesama.