Jum'at Sehati, Syarif Ali: Latih Jasmani, Akal, dan Hati untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
|
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan Jum'at Sehati (Sehat Jasmani dan Hati) melalui Tadarus Al-Qur'an yang diikuti oleh Ketua, Anggota, Kepala Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun integritas, dan mempererat kebersamaan di lingkungan kerja. Kantor Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (7/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta melaksanakan tadarus dengan membaca Surat Ali Imran. Surat ini mengandung pesan tentang pentingnya menjaga keimanan, memperkuat persatuan, menumbuhkan kesabaran dalam menghadapi ujian, serta mengajak setiap muslim untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran Allah SWT. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pengingat agar setiap insan menjaga amanah, menjunjung kejujuran, dan terus meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda, serta Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Aziz Firdaus dan Syarif Ali. Dalam tausiahnya, Syarif Ali mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa mengembangkan tiga potensi utama yang dimiliki setiap manusia, yakni jasmani, akal, dan hati, sebagai bekal dalam menjalankan kehidupan maupun amanah kelembagaan.
"Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra ayat 14, Iqra' kitābak(a), bacalah kitabmu. Tidak semua dari kita adalah ahli kitab, tetapi Alhamdulillah melalui Jum'at Sehati ini kita kembali dibiasakan untuk membaca dan semoga kegiatan ini dapat terus diistiqamahkan. Semangat membaca menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang lebih baik," ujar Syarif Ali.
Ia menjelaskan bahwa manusia memiliki tiga potensi yang perlu terus dilatih. Potensi pertama adalah jasmani (jismun) yang dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi dan bagaimana seseorang menjaga kesehatan tubuhnya. Potensi kedua adalah akal, yang juga dipengaruhi oleh makanan yang halal sehingga melahirkan cara berpikir yang baik dan benar. Menurutnya, pembiasaan membaca atau iqra menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi akal.
"Potensi jasmani kita latih melalui kegiatan seperti Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian, sedangkan potensi akal kita latih dengan semangat iqra, yaitu membaca dan terus menambah ilmu. Adapun potensi yang paling utama adalah hati. Rasulullah SAW bersabda bahwa di dalam diri manusia terdapat segumpal daging, apabila hati itu baik maka baik pula seluruh jasadnya. Karena itu, mari kita senantiasa menjaga kebersihan hati agar setiap ucapan, pikiran, dan perbuatan bernilai kebaikan," pungkasnya.
Melalui kegiatan Jum'at Sehati, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya berharap seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kualitas jasmani, mengembangkan akal melalui budaya membaca, serta menjaga kebersihan hati sebagai fondasi dalam mewujudkan pengawasan kepemiluan yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.