Di Depan 1.300 Siswa, Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Tolak Politik Uang
|
Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, S.P., bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMK Sukapura, Tanjungjaya, pada Senin, 27 Juli 2026. Upacara tersebut diikuti sekitar 1.300 siswa dan turut dihadiri Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Syarif Ali, S.Ag. Kehadiran pimpinan Bawaslu di sekolah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran politik sejak usia sekolah.
Dalam amanatnya, Dodi menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menggunakan hak pilih. Ia mengingatkan para siswa agar tidak tergoda oleh iming-iming apa pun yang dapat merusak kualitas demokrasi. Menurutnya, suara pemilih merupakan amanah yang tidak boleh ditukar dengan keuntungan sesaat.
“Jadilah pemilih yang berintegritas dan gunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai adik-adik menggadaikan suara hanya demi selembar uang. Tolak dan laporkan politik uang, karena masa depan ada di tangan adik-adik,” ujarnya.
Dodi menambahkan, praktik politik uang tidak hanya merugikan proses demokrasi, tetapi juga berdampak panjang terhadap kualitas kepemimpinan yang dihasilkan. Karena itu, pemilih muda perlu dibekali kesadaran untuk menjaga suara sebagai amanah. Ia juga menilai pelajar harus memahami bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila masyarakat berani menolak praktik-praktik yang mencederai proses pemilihan. Dengan jumlah siswa sekitar 1.300 orang, SMK Sukapura menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh sebagai pemilih yang kritis, mandiri, dan berintegritas.