Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Ajak 458 Siswa Kelas X SMK Sukapura Bergerak Nyata dalam Kehidupan Demokrasi

Ahmad Aziz

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat pendidikan kepemiluan kepada generasi muda. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Aula SMK Sukapura, Tanjungjaya, dan diikuti 458 siswa kelas X yang diproyeksikan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029.

Dalam pemaparannya, Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Ahmad Aziz Firdaus, S.Sos., mengajak para siswa untuk tidak hanya berhenti pada wacana ketika berbicara soal politik dan demokrasi. Menurutnya, generasi muda perlu membiasakan diri menyuarakan pendapat sekaligus melakukan aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia menilai, kepedulian politik harus dibangun dari kebiasaan positif sehari-hari, termasuk rajin membaca, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta aktif mengikuti informasi kebijakan pemerintah dan dinamika pemilu. Dengan begitu, pelajar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari perubahan.

“Jadi jangan ada yang berpikiran keterlibatan politik di pemilu dan di pilkada tidak berarti, karena perubahan besar itu dimulai dari generasi muda. Suarakan pendapat, lakukan aksi nyata, jangan hanya bersuara saja, harus ada action,” ujarnya.

Ahmad Aziz juga mendorong para siswa untuk membangun circle yang positif, baik di sekolah maupun di masyarakat. Menurutnya, lingkungan pergaulan yang sehat akan membantu membentuk cara berpikir yang lebih kritis, terbuka, dan bertanggung jawab. Ia menambahkan, politik merupakan hal yang menentukan masa depan, sehingga masa depan itu harus dipersiapkan dan dijemput dengan kesadaran, pengetahuan, serta partisipasi aktif.

Melalui kegiatan yang diikuti 458 siswa kelas X tersebut, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami proses pemilu, tetapi juga siap berperan aktif menjaga kualitas demokrasi pada 2029 mendatang.