Bawaslu harap wisudawan IAILM Suryalaya menjadikan proses demokrasi menjadi lebih baik
|
Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Bapak Khoerun Nasichin menghadiri undangan Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma, Sarjana dan Magister Institut Agama Islam dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Latifah Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya, Senin (04/10/2021).
Undangan tersebut merupakan sebuah penghargaan besar bagi Bawaslu dan merupakan tindak lanjut dari MoU terkait pengawasan partisipatif yang pernah ditandatangani beberapa waktu yang lalu.
Menurut Bapak Khoerun Nasichin, setiap Perguruan Tinggi yang melakukan MoU dengan Bawaslu memberikan penghargaan kepada Bawaslu sebagai bentuk pengakuan bahwa Bawaslu hadir di Perguruan Tinggi yang sudah melakukan MoU bersama Bawaslu.
Ini sebagai sebuah penghargaan besar bagi Bawaslu dan merupakan tindak lanjut dari MoU pengawasan partisipatif yang pernah kita jalin yang pernah kita tandatangani beberapa waktu yang lalu, saya kira ini hal yang sangat baik bagi kita khususnya bagi Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.
Atas nama Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, beliau juga mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati Tahun Akademik 2020/2021. "selamat atas wisudanya teman-teman Mahasiswa Institut Agama Islam Latifah mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya, semoga cita-cita yang kalian impikan, prestasi yang kalian raih pada kesempatan proses belajar mengajar di kampus tercinta ini dapat diraih, dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan mendapat tempat yang layak di tengah-tengah masyarakat sebagai Pengabdian dari ilmu yang kalian dapat"
Beliau juga menambahkan, di Pemilu 2024 mendatang wisudawan dan wisudawati dapat menjadikan proses demokrasi ini menjadi lebih baik "tentu harapannya ke depan mereka akan menjadi bagian pemilih dan juga mampu menjadi pemilih yang cerdas, pemilih yang berkualitas dalam menentukan pilihannya juga dapat menjadikan proses demokrasi ini menjadi lebih baik. Tentu mereka akan lebih paham dan lebih mengerti tentang tata cara mekanisme serta aturan dalam proses demokrasi khususnya di pemilu 2024 nanti.