Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya sosialisasikan pengawasan partisipatif kepada OKP
|
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif bagi Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda, dengan tema menangkal politik identitas melalui Pengawasan Partisipatif, Kamis(17/11/2022)
Pada kegiatan yang bertempat di MUI Kabupaten Tasikmalaya pukul 10:00, dihadiri oleh H. Wasikin Marzuki Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Bapak Ahmad Aziz Firdaus selaku anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Haryadi Ahmad Saktari selaku ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya dengan Narasumber Neni Nur Hayati selaku Direktur DEEP Indonesia. Adapun peserta pada kegiatan ini yakni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berjumlah 50 orang.
Haryadi menyampaikan bahwa generasi muda merupakan segmen yang rentan terhadap politik identitas, hoax dan black campaign, maka dengan adanya kolaboratif yang dilakukan bersama Bawaslu beliau mengajak para pemuda agar menjadi inisiator yang mencerdaskan, guna mewujudkan pemilu yang mempunyai dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Bapak Ahmad Aziz Firdaus menyampaikan pentingnya pengawasan partisipatif, yang merupakan salah satu fungsi dari Bawaslu yakni memberikan edukasi politik terhadap masyarakat demi meningkatkan kualitas SDM, dalam paparannya Beliau juga berharap dengan adanya penguatan dari sisi ideologis dan nilai demokrasi, maka akan menghasilkan calon-calon pemimpin yang sesuai dengan pilihan dari hati nurani.
Selanjutnya Narasumber Neni Nur Hayati menjelaskan mengenai politik identitas, yakni strategi politik yang memfokuskan pada perbedaan dan pemanfaatan ikatan primordial, dalam paparannya politik identitas dapat menjadi berbahaya jika dimasukan unsur kebencian di dalamnya
Selain pengertian dan dampak yg ditimbulkan, Ibu Neni memberi beberapa rekomendasi untuk menanggulangi politik identitas diantaranya adalah dengan memperkuat literasi, penguatan regulasi, dan juga pembuatan layanan informasi hoax menggunakan media digital berbasis website.
-FN