Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Publikasikan 104 Berita, Peringkat Keempat se-Jawa Barat
|
Publikasi merupakan sarana komunikasi antara Bawaslu dan masyarakat, bukan sekadar dokumentasi kegiatan. Koordinator Divisi Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Muamarullah, menegaskan perlunya meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas publikasi, terutama pada masa nontahapan Pemilu ketika kehumasan berperan menjaga hubungan lembaga dengan publik.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Triwulan III Tahun 2026 yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Barat secara daring pada Rabu, 14 Oktober 2026. Dalam evaluasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menempati peringkat keempat produktivitas pemberitaan website di antara Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Barat dengan 104 berita.
Menanggapi capaian tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Syarif Ali, mengingatkan agar peringkat tersebut menjadi dorongan untuk memperbaiki pengelolaan program dan kinerja kelembagaan.
“Capaian peringkat ke-4 patut kita apresiasi, tetapi jangan membuat kita berpuas diri. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas, dan memastikan setiap program memberikan manfaat serta hasil yang terukur,” ujar Syarif Ali.
Dalam daftar lima website terproduktif, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya berada setelah Kota Depok dengan 243 berita, Kabupaten Subang 221 berita, dan Kota Cimahi 115 berita. Sementara itu, Kabupaten Bandung menempati urutan kelima dengan 90 berita. Pemeringkatan tersebut menunjukkan capaian jumlah publikasi, yang tetap perlu disertai penguatan kualitas pemberitaan.