Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Pastikan pengadaan dan Pentribusian Logistik Pemilihan Berjalan Sesuai Prosedur dengan Pengawasan Melekat
|
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya melakukan pengawasan melekat terhadap pengadaan dan pendistribusian logistik pemungutan suara yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya. KPU Kabupaten Tasikmalaya telah menerima logistik berupa 11.410 bilik suara yang diangkut menggunakan tiga truk ke Kantor KPU di Singaparna, Selasa, 10 September 2024.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Nasita Mutiara, hadir secara langsung dalam pengawasan pengadaan logistik di Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan proses pengadaan dan distribusi logistik sesuai dengan prosedur serta Peraturan KPU (PKPU) Nomor 12 Tahun 2024 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Ahmad Aziz Firdaus, Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, menegaskan pentingnya pengawasan logistik dalam tahapan pemilihan. "Pengawasan logistik merupakan bagian yang sangat penting untuk memastikan semua tahapan berjalan dengan baik dan melibatkan semua stakeholder yang ada," ujarnya. Ahmad Aziz menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan kelancaran proses.
Selain itu, ia juga menyoroti bahwa pengadaan dan pendistribusian logistik harus dilaksanakan dengan baik dan pengawasannya harus dituangkan ke dalam laporan hasil pengawasan. "Kita harus memastikan pendistribusian sesuai dengan prosedur, tepat waktu, tepat lokasi, dan menggunakan transportasi yang sesuai. Proses pendistribusian dari satu lokasi ke lokasi lainnya, termasuk siapa yang mengawal pergeseran logistik dan bagaimana pengamanannya, semuanya akan dicatat dalam form pengawasan,"
Menurutnya, logistik pemilihan sangat berkaitan dengan tahapan pemungutan suara. Oleh karena itu, "harus dipastikan kesesuaian jumlah dan jenis logistik agar tidak terjadi persoalan," tutupnya.
Penulis dan Foto: FN