Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Refleksikan Fitrah dan Kemanfaatan bagi Sesama

Jum'at Sehati Secara Luring

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati (Sehat Jasmani dan Hati) pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya serta seluruh jajaran sekretariat sebagai ruang untuk saling mengingatkan, menguatkan, dan belajar bersama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Aziz Firdaus, menyampaikan materi mengenai “Manusia, Fitrah, dan Keseimbangan dalam Beragama.” Ia mengajak seluruh jajaran untuk memahami bahwa kehidupan beragama tidak hanya tercermin melalui pelaksanaan ibadah, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan aktivitas sehari-hari yang dilandasi niat baik serta nilai-nilai agama.

Ahmad Aziz menjelaskan bahwa pada hakikatnya manusia memiliki fitrah untuk mengenal dan mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut sebagaimana terkandung dalam QS. Ar-Rum ayat 30 yang mengingatkan manusia untuk berpegang teguh kepada agama yang lurus sesuai dengan fitrah penciptaannya.

Menurutnya, fitrah tersebut perlu terus dijaga dan dikuatkan melalui keimanan, ibadah, pembelajaran, serta penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam menjalani kehidupan, Ahmad Aziz juga mengingatkan bahwa manusia tidak dapat memandang segala sesuatu hanya berdasarkan aspek materi. Materi merupakan bagian penting dalam memenuhi kebutuhan hidup, tetapi kebahagiaan dan keberhasilan seseorang tidak semata-mata diukur dari kepemilikan, jabatan, kekuasaan, maupun pencapaian duniawi.

“Manusia tidak hanya terdiri dari aspek materi. Ada ruh yang berkaitan dengan kehidupan spiritual dan ada akal yang diberikan Allah SWT untuk berpikir, memahami, serta merenungkan berbagai tanda kebesaran-Nya,” ujar Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Aziz Firdaus.

Karena itu, kehidupan manusia perlu dijalani dengan menjaga keseimbangan antara kebutuhan jasmani, ruhani, dan penggunaan akal. Kemampuan berpikir yang dimiliki manusia diharapkan dapat digunakan untuk memperkuat keyakinan sekaligus menjadi dasar dalam menentukan sikap dan tindakan yang baik.

Ahmad Aziz juga mengajak seluruh jajaran untuk terus berikhtiar dan istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai agama. Menurutnya, setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan sehingga introspeksi serta upaya memperbaiki diri harus terus dilakukan.

Ia menekankan bahwa nilai agama pada akhirnya harus memberikan manfaat dalam kehidupan bersama. Semangat khairunnās anfa'uhum linnās, yang secara umum dimaknai bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama, dapat diwujudkan melalui sikap saling membantu, mengingatkan dalam kebaikan, menjaga hubungan dengan sesama, serta melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya berharap nilai-nilai keimanan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menjadi landasan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian secara bertanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.