Lompat ke isi utama

Berita

Kunjungi Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi

Totok Hariyono

Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Totok Hariyono selaku Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa melakukan kunjungan dan supervisi ke Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat kelembagaan sekaligus melakukan konsolidasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Bawaslu di Kabupaten/Kota.

Dalam arahannya, Totok menekankan pentingnya jajaran Bawaslu untuk terus memperkuat literasi serta membuka ruang dialog mengenai demokrasi kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan Bawaslu tidak hanya harus dirasakan pada saat tahapan Pemilu dan Pemilihan berlangsung, tetapi juga melalui berbagai aktivitas kelembagaan pada masa nontahapan.

“Kita dibayar oleh pemerintah untuk berbicara tentang demokrasi dan membangun literasi. Karena itu, konsolidasi demokrasi harus terus dilakukan agar masyarakat dapat melihat dan merasakan bahwa Bawaslu hadir,” ujar Totok.

Totok menjelaskan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi dan memiliki perbedaan pandangan. Dalam konteks tersebut, Bawaslu memiliki peran untuk turut membangun pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai demokrasi.

Ia juga mendorong jajaran Bawaslu untuk memperluas jejaring dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, konsolidasi demokrasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak sehingga Bawaslu perlu terus membangun komunikasi, kolaborasi, serta rasa memiliki terhadap lembaga.

“Kita harus mencari rekan sebanyak-banyaknya, membangun rasa memiliki terhadap lembaga, dan berani berbicara mengenai demokrasi. Sebagai jajaran yang memiliki tugas dalam pengawasan Pemilu, kita harus memahami dan mampu menyampaikan nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat,” katanya.

Selain penguatan eksistensi kelembagaan, Totok turut menekankan pentingnya loyalitas, rasa memiliki, dan profesionalitas jajaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, profesionalitas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kinerja sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

“Jika belum bisa menjadi pejuang secara kaffah, minimal kita harus profesional. Kita harus memahami untuk apa kita diberi amanah dan menjalankan apa yang menjadi tugas serta tanggung jawab kita. Ketika masyarakat bertanya apa yang dilakukan Bawaslu, salah satu jawabannya adalah melakukan konsolidasi demokrasi,” tegasnya.

Melalui kunjungan dan supervisi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya diharapkan terus memperkuat profesionalitas jajaran, memperluas jejaring dengan berbagai elemen masyarakat, serta mengoptimalkan literasi dan konsolidasi demokrasi sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi.